Pemberitahuan Pencabutan Pembatasan Masuk dan Pengampunan? Badan Imigrasi: Palsu! Harap ajukan hanya melalui jalur resmi.
- Tanggal:
- Sumber:Entry & Exit Restriction Section
- Dibaca:8
- Tanggal diperbarui:2026-04-16
Mengenai hal “Pemberitahuan Pencabutan Pembatasan Masuk dan Pengampunan Badan Imigrasi Kementerian Dalam Negeri ROC” yang disebarkan di internet, Badan Imigrasi mengklarifikasi, dokumen tersebut tidak diterbitkan oleh Badan Imigrasi, pelaku hal tersebut diduga melakukan penipuan berdasarkan hukum pidana. Masyarakat bisa melaporkan masalah tersebut kepada Badan Kepolisian atau satuan tugas khusus Badan Imigrasi di berbagai kabupaten dan kota. Mengingatkan masyarakat jangan mempercayai atau mengurus melalui saluran yang tidak jelas, untuk menghindari hak dan kepentingan dirugikan.Badan Imigrasi lebih lanjut menyatakan, orang asing yang secara hukum dilarang memasuki negara Taiwan, bila memenuhi ketentuan hukum untuk pencabutan pembatasan, bisa mengajukan permohonan pencabutan atau pengurangan masa larangan memasuki negara Taiwan kepada Badan Imigrasi. Setelah meninjau permohonan sesuai dengan hukum yang berlaku, Badan Imigrasi akan memberikan balasan berupa dokumen resmi mengenai hasilnya. Mengajukan permohonan pencabutan pembatasan tidak perlu membayar biaya apa pun. Masyarakat jangan mempercayai dokumen yang beredar atau informasi palsu, bila ada orang yang menyatakan bahwa proses percepatan berbayar atau ketidakpatuhan juga bisa mencabut pembatasan, ini adalah tekink penipuan.
Badan Imigrasi mengimbau, perilaku menyamar sebagai lembaga pemerintah untuk menipu orang lain untuk mendapatkan harta benda telah telah melanggar tindak pidana pelanggaran hukum pidana penipuan berat, paling berat bisa dikenakan hukuman penjara selama 7 tahun, masyarakat jangan mencoba melanggar hukum, setelah ditemukan pasti tidak akan memberikan kelonggaran. Selain itu, mengingatkan masyarakat bila ada pertanyaan yang berkaitan dengan proses permohonan pencabutan pembatasan, bisa menghubungi stasiun layanan Badan Imigrasi di berbagai tempat atau mengecek di situs web pihak resmi, untuk melindungi hak dan kepentingan sendiri.
