Area Isi Utama
:::

National Immigration Agency

:::

Pencegahan Perdagangan Manusia

  • Tanggal:
  • Sumber:Anti-Human Trafficking Section
  • Dibaca:644
Rangkuman Proyek:
Fokus pekerjaan pencegahan perdagangan manusia negara Taiwan, bisa dibagi menjadi 4P, termasuk Prevention (Pencegahan), Protection (Perlindungan), Prosecution (Penuntutan investigasi) dan Partnership (Hubungan mitra), mulai dari pekerjaan pencegahan kejahatan, lebih lanjut lagi memperkuat perlindungan yang layak terhadap korban kejahatan serta tuntutan investigasi terhadap pelaku kejahatan, bahkan kombinasi dengan sumber daya masyarakat memperkuat efektivitas pemerintah dan memperkuat pertukaran dan kerja sama internasional, pencegahan secara keseluruhan membuat penilaian pencegahan perdagangan manusia Taiwan secara berlanjutan selama 6 tahun mencapai tingkat pertama, layak dibanggakan oleh warga negara. Di masa depan akan terus menerus bergabung dengan sektor publik dan sumber daya masyarakat, terus menerus menerapkan hukum pencegahan perdagangan manusia, secara bersama mendorong pekerjaan pencegahan, untuk menghentikan terjadinya kejahatan perdagangan manusia, mencerminkan semangat memimpin negara dengahak asasi manusia, melindungi citra internasional negara Taiwan.Penjelasan projek:
1. Kebijaksanaan pencegahan perdagangan manusia
Eksekutif Yuan pada bulan November 2006 mengumumkan secara resmi “Rencana pelaksanaan pencegahan perdagangan manusia”, dan pada tahun 2007 mendirikan “Laporan koordinasi pencegahan perdagangan manusia” yang bersifat antar-departemen sebagai platform informasi, oleh Departemen Dalam Negri Dinas Imigrasi bertanggung jawab memadukan sumber daya berbagai departemen, melaksanakan pekerjaan pencegahan secara menyeluruh. Selain itu, “Hukum pencegahan perdagangan manusia” negara Taiwan pada tanggal 23 Januari 2009 diumumkan oleh Presiden, dan diterapkan pada tanggal 1 Juni pada tahun yang sama, kewenangan penetapan perintah peraturan hukum tersebut juga diterapkan pada hari yang sama, di antaranya ditetapkan peraturan hukuman pidana berat terhadap pelaku kejahatan dan tindakan perlindungan pemukiman terhadap korban, terhadap pendorongan pekerjaan pencegahan perdagangan manusia dan perlindungan terhadap korban terdapat manfaat yang sangat besar.2. Efektivitas pelaksanaan pencegahan perdagangan manusia
Pada tahun 2015 hingga bulan Desember total diadakan 2 kali laporan koordinasi, secara spesifik melaksanakan “Rencana pelaksanaan pembagian kerja secara spesifik terhadap pencegahan perdagangan manusia pada tahun 2015-2016” dan menulis “Laporan efektivitas pencegahan perdagangan manusia tahun 2015 negara Taiwan”, menginstruksikan Departemen Luar Negeri mengirimkan surat kepada perwakilan di luar negeri secara berkala mengumpulkan informasi pencegahan perdagangan manusia luar negri yang penting, dan memerintahkan instansi yang berkaitan untuk memperkuat mendorong pencegahan pariwisata seksual terhadap anak kecil dan remaja dan jaminan nelayan asing dengan kapal penangkap ikan di lepas pantai sebagai pekerjaan utama. Pada tahun 2015 hingga bulan Desember, efektivitas pekerjaan utama diuraikan seperti di bawah ini:2.1.
Memperkuat perlindungan terhadap korban: pada tahun 2015 Departemen Dalam Negri Dinas Imigrasi dan Departemen Tenaga Kerja bergabung dengan kumpulan masyarakat total telah menerima 186 orang korban yang baru, dan pada periode pemukiman memberikan perawatan kehidupan korban, bimbingan mental, layanan terjemahan, bantuan hukum, dampingan selama interogasi dan bantuan medis yang diperlukan serta layanan perlindungan yang berkaitan lainnya.2.2.
Memperkuat tuntutan investigasi kejahatan perdagangan manusia: instansi kepolisian yudisial total menangkap 141 kasus perdagangan manusia, di antaranya eksploitasi tenaga kerja 44 kasus, eksploitasi seksual 97 kasus; selain itu Dinas Kejaksaan di pengadilan berbagai tempat total mengajukan tuntutan kasus berkaitan dengan perdagangan manusia sebanyak 63 kasus, Terdakwa sebanyak 148 orang.2.3.
Memperluas bimbingan pencegahan dan pelatihan pendidikan:2.3.1.
Bimbingan pencegahan: Departemen Dalam Negri Dinas Imigrasi pada tahun 2015 memberi kuasa 6 stasiun televisi melakukan iklan masyarakat selama 30 detik mengenai hukum pencegahan perdagangan manusia, selain itu pada tahun 2015 memberi bantuan dana kepada NGO mengadakan kegiatan bimbingan sebanyak 5 kasus.2.3.2.
Pelatihan pendidikan: demi meningkatkan pengetahuan profesional staf praktisi, Departemen Dalam Negri Dinas Imigrasi pada tanggal 27 April 2015 hingga 29 April mengadakan 2 acara “Pelatihan pendidikan pengetahuan umum pencegahan perdagangan manusia”, mengundang Eksekutif Yuan, staf praktisi instansi pemerintah kotamadya dan kabupaten (kota) mengikuti pelatihan, orang yang menerima pelatihan sebanyak 144 orang. Pada tanggal 25 hingga 28 Oktober 2015 diadakan “Perkemahan internet konsultasi pencegahan perdagangan manusia”, orang yang menerima pelatihan sebanyak 140 orang.2.4.
Memperkuat pertukaran dan kerja sama internasional: Departemen Dalam Negri Dinas Imigrasi dan Departemen Luar Negri, Departemen Tenaga Kerja, Departemen Transportasi Biro Pariwisata dan Universitas Nasional Chung Cheng, pada tanggal 29 hingga 31 Juli 2015 total 3 hari, secara terpisah di Balai Sidang Internasional Yayasan Chang Yung-fa kota Taipei dan Universitas Nasional Chung Cheng di Chia Yi, mengadakan seminar dan diskusi meja bundar“Lokakarya internasional pencegahan perdagangan manusia tahun 2015”, serta mengatur kunjungan ke tempat penampungan Nantou, memahami sistem perlindungan korban negara Taiwan, menanggapi “Hari anti perdagangan manusia internasional” PBB pada tanggal 30 Juli, pada seminar juga telah hadir Presiden Ma memberikan pidato, dan berhasil diselenggarakan dengan sukses.
Home